Kamis, 11 Juni 2015

SEKILAS TENTANG PERNIKAHAN MENURUT SYARIAH ISLAM DAN SUNNAH-SUNNAH RASULULLAH SAW Nara sumber : KH. Khairullah Ramli

SEKILAS TENTANG PERNIKAHAN MENURUT SYARIAH 
ISLAM DAN SUNNAH-SUNNAH RASULULLAH SAW 
Nara sumber : KH. Khairullah Ramli. 
Beliau adalah seorang dai muda, beliau juga salah satu murid dari Ulama besar di 
Yaman Hadramaut AL Alamah Al Habib Umar Bin Hafidz. Sungguh beliau adalah salah 
satu ulama yang baik hati, lembut dan selama aku belajar dengannya tak pernah aku
melihat beliau marah.Bila aku melihatnya seakan-akan aku melihat gurunya,
tercermin akhlak dan budi pekerti seperti gurunya.
LAMARAN
Salah satu sunnah dalam melamar adalah khutbah lamaran. Beliau berkata khutbah
lamaran ini sangat jarang sekali dilakukan orang dizaman ini padahal Rasulullah Saw
melakukannya.
Lalu aku bertanya kepadanya
Apakah cukup khutbah lamaran tersebut ( bagi pihak pelamar dan pihak penerima
lamaran) pertama memuji Allah Swt, bersholawat kepada Rasulullah Saw dan kemudian
mengingatkan kepada yang hadir untuk bertaqwa kepada Allah Swt lalu kemudian
mengutarakan maksud kedatangannya bagi pelamar atau menerima bagi penerima
lamaran.
Beliau berkata yakfi ( cukup ).
NIAT MENIKAH
1. Beliau berkata inilah hal yang terpenting dalam menikah, Niat yang baik. Seperti
menikah dengan
- Niat ingin mendapatkan anak sholeh.
- Niat beribadah kepada Allah Swt
- Niat memperbanyak ummat Nabi Saw
- Niat ingin mewujudkan kebanggaan dan kegembiraan di hati Rasulullah Saw dihari
kiamat nanti, sebab beliau akan bangga dengan banyaknya
ummat yang datang pada beliau.
Berkata beliau mengutip perkataan gurunya Habib Umar bin Hafidz bahwa yang
dimaksud dengan kebanggaan Rasulullah disini, Nabi tidak bangga dengan sembarang
ummat yang datang padanya Saw . Yang dibanggakan oleh Rasulullah Saw adalah
ummatnya yang punya nilai disisi Allah Swt yaitu ummat yang dekat dengan Allah
Swt.
Dan pengaruh niat sangat besar terhadap anak. Jadi sebelum menikah niat lah yang
baik dan jangan menikah sekedar untuk melampiaskan nafsu. Niatlah dengan niat yang
baik seperti contoh- contoh niat diatas Insya Allah pernikahan yang dilandasi dengan
yang baik akan diterima, diberkahi oleh Allah Swt dan menggembirakan Rasulullah
Saw.
SERAH-SERAHAN DALAM ADAT BETAWI
2. Serah-serahan dengan Roti Buaya
Beliau mengingatkan umumnya masyarakat Jakarta atau betawi bila menikah dari
pihak pria membawa serah-serahan dan terdapat diserahan tersebut roti buaya.
Beliau berkata roti buaya hukumnya haram karana roti buaya adalah patung yang
diakhirat nanti sipembuatnya akan dipaksa oleh Allah Swt untuk meniupkan ruh
terhadap patung yang dibuatnya. Namun adat kita saja yang menyalahi syariat.
Maka beliau berpesan untuk meninggalkan kebiasaan tersebut. Atau tetap dengan
roti buaya tetapi ada bagian roti tersebut yang dipotong, dan dipastikan bagian
yang terpotong adalah bagian yang bila dipotong buaya tersebut tidak akan hidup.
Misal memotong kepalanya.
Dan bila jelek dilihat orang akan roti buaya tanpa kepala tersebut, maka bolehlah
kita mengakalinya dengan mengasih jarak antara kepala yang sudah dipotong dengan
bagian badan dan agar lebih indah tutupilah / hiasilah dengan pita atau lainnya
bagian yang terpotong tersebut. ( yang penting dalam hal ini roti buaya tersebut
sudah dipotong ), sambil tersenyum beliau berkata beginilah syariah.
BERSANDING KETIKA MENIKAH
3. Beliau berkata hukumnya haram. Hal ini terjadi dizaman sekarang saja karena
mengikuti sinetron di televisi dan bukan adat muslim dan yang lebih parahnya
mereka melakukannya di masjid padahal itu haram menurut syariah. Lalu beliau
berkata tinggalkanlah perihal haram ini dan cukup walinya saja bagi pihak wanita yang
menjadi penerima pernikahan dan pengantin wanita tetap dikamar.
KESALAHAN-KESALAHAN PENGHULU MENURUT SYARIAH
4. Disini perlu dipahami bahwa salah satu tugas utama penghulu adalah mencatat,
mereka adalah petugas pemerintah untuk mencatat penduduk yang menikah.
- Didalam mencatat penghulu membutuhkan tanda tangan dua mempelai. Perlu
diperhatikan dalam hal ini jangan membiarkan penghulu meminta langsung tanda
tangan kepada wanita yang sudah sah menjadi istri anda, sebab penghulu bukan
mahrom dari wanita tsb dan tindakan penghulu ini hukumnya haram. Lebih baik
sipengantin pria atau bapak atau mahrom wanita tsb yang menghampiri wanita untuk
meminta tanda tangan tsb.
- Biasanya ada juga penghulu yang kurang mengerti, setelah selesai dinikahkan
sipenghulu mendatangi wanita untuk meyerahkan buku nikah dan menggiring siwanita
untuk bersanding dengan pengantin pria untuk memperlihatkan buku nikah kepada
yang hadir di majelis pernikahan tersebut, dan perbuatan ini hukumnya haram.
Dalam permasalahan ini beliau menyarankan sebelum pernikahan ketika kita mendaftar
dikantor KUA, sebaiknya mengingatkan penghulu tentang hal-hal diatas, sehingga
acara bisa berjalan dengan baik dan Allah Swt redo dengan pernikahan ini.( Penghulu
di ingatkan tentang hal ini sebelum acara )
KETIKA WALIMAH
5. Jangan meninggalkan sholat yang wajib sebab tidak ada alasan yang cukup kuat
untuk mengqodho atau meninggalkan sholat. Kecuali wanita haidh. Sebab
dikhawatirkan kedua mempelai menganggap remeh sholat dan memudah-mudahkannya.
Didalam walimah sebaiknya kedua mempelai jangan bersanding sebab tidak dibenarkan
didalam syariah dan yang lebih bagus dipisah (dihijab) antara wanita dan laki-
laki.Maksudnya pengantin pria dengan tamu-tamu pria dan sebaliknya pengantin
wanita dengan tamu-tamu wanita.
Dan afdholnya pelaksanaan walimah adalah setelah berhubungan, maksudnya menikah
kemudian berhubungan barulah melaksanakan walimah.lalu beliau juga berkata hukum
walimah adalah sunnah.
MAHAR
6. Mahar itu harus suci, tidak boleh barang yang najis, tidak boleh barang yang
haram seperti khomar dll.
Bila berupa mas permata berkata beliau jumlahnya bermusyawarah dengan pihak
keluarga atau berpatokan dengan keluarga kakak wanita calon pengantin wanita yang
telah menikah terlebih dahulu ( bila mampu ) namun bila tak mampu semampunya
saja.
Mahar adalah hak istri, boleh hutang dan tunai. Namun bila hutang atau mungkin
disuatu hari mahar tersebut terpakai karena kebutuhan baik kebutuhan pribadi
suami atau kebutuhan bersama untuk keluarga seperti makan sehari-hari dll. sipria
( suami ) wajib membayar hutang tersebut, namun bila si istri redo maka suami
lepas dari kewajiban membayar hutang tersebut.
WAKTU YANG BAIK UNTUK MENIKAH
7. Beliau berkata sebenarnya waktu yang baik untuk menikah adalah mengikuti
sunnah Rasulullah Saw yaitu : Harinya hari Jum’at di bulan Syawal dan dilangsungkan
pernikahan tersebut dimasjid.
MALAM PERTAMA
8. Beliau berkata Sebelum mendekati istri disunnah kan
1. Sholat 2 rakaat secara berjamaah yaitu sholat sunnatul wiqo’.
Rakaat pertama dan kedua disunnahkan setelah membaca surat Al fatihah kemudian
membaca surat AL Ikhlas 3x.
2. Membaca doa :
ﺃﻟﻠﻬﻢ ﺑﺎﺭﻙ ﻟﻰ ﻓﻲ ﺃﻫﻠﯽ ﻭﺑﺎﺭﻙ ﻷﻫﻠﯽ ﻓﻲ،ﺃﻟﻠﻬﻢ ﺍﺭﺯﻗﻬﻢ ﻣﻨﻲ ﻭﺍﺭﺯﻗﻨﻲ ﻣﻨﻬﻢ ﻭﺍﺭﺯﻗﻨﯽ
ﺍﻟﻔﻬﻢ ﻭﻣﻮﺩﺗﻬﻢ ﻭﺍﺭﺯﻗﻬﻢ ﺍﻟﻔﯽ ﻭﻣﻮﺩﺗﯽ ﻭﺣﺒﺐ ﺑﻌﻀﻦ ﺇﻟﻰ ﺑﻌﺾ
4. Kemudian si pria mencucikan kedua tangan dan kedua kaki si Istri dengan
membaca Bismillahirrahmanirrahim lalu bersholawat kepada Rasulullah Saw dan air
bekas cucian tersebut diberi wadah / dikumpulkan kemudian air tersebut dipercikan
kesemua sudut rumah dan kamar kalian.
Dikitab Qurrotul U’yuun, disini ditulis didalam hadist “Barang siapa yang melakukan
ini Alloh Swt akan jaga keluarganya dari keburukan dan dari syaitan”
5. Lalu pegang ubun-ubun dengan tangan kanan istri sambil berdoa :
ﺃﻟﻠﻬﻢ ﺇﻧﻲ ﺃﺳﺄﻟﻚ ﺧﻴﺮﻫﺎ ﻭﺧﻴﺮ ﻣﺎﺟﺒﻠﺘﻬﺎ ﻋﻠﻴﻪ، ﻭﺃﻋﻮﺫﺑﻚ ﻣﻦ ﺷﺮﻫﺎ ﻭﺷﺮ ﻣﺎﺟﺒﻠﺘﻬﺎ ﻋﻠﻴﻪ
Didalam hadist Nabi Saw pada kitab Qurrotul U’yuun disini tertulis “Barang siapa
yang melakukan ini Allah Swt berikan padanya kebaikan perempuan itu, dan Allah Swt
jaga dari kejahatannya.”
6. Kemudian setelah itu bacalah surat Yasin, Waqiah, Adhuha, Alam nashr ,An nashr
( iza jaa ) dan ayat kursi masing-masing baca 1x.
Kemudian baca surat Al qodar ( inna anzalna ) baca 3x
7. Setelah itu pegang leher Istri sambil mengucap Yaa Rakiib ( Yang Maha
Mengawasi ) sebanyak 7x . Kemudian membaca
ﻓﺎﻟﻠﻪ ﺧﻴﺮ ﺣﺎﻓﻈﺎ ﻭﻫﻮ ﺃﺭﺣﻢ ﺍﻟﺮﺍﺣﻤﻴﻦ
Dan di kitab Qurrotul U’yuun juga disini ditulis dalam hadist Barang siapa yang
melakukan ni akan allah jaga keluarganya dari pada apa-apa yang dia khawatirkan dari
keburukan terhadap keluarganya
Demikianlah sebagian kecil hal-hal tentang nikah dan sunnahnya, semoga bermanfaat
Dan semoga Allah Swt memberkahi kalian. 

Rabu, 10 Juni 2015

SEJARAH & ARTI LOGO ح DARKAH YA AHLAL MADINAH YA TARIM WA AHLAHA


LOGO ح DARKAH YA AHLAL MADINAH YA TARIM WA AHLAHA
Pernah melihat logo ism seperti dibawah? Logo ism yang sering dijumpai di berbagai majelis-majelis ta’lim/maulid. Ada yang menggunakan logo ini di spanduk, umbul-umbul, bendera, jaket, dll. atau dalam bentuk stiker.
logo apa itu…? Huruf ‘ح’ ditengah dengan ukuran yang cukup besar, kemudian di atasnya bertuliskan “Darakah Ya Ahlal Madinah”, di bawahnya bertuliskan “Ya Tarim Wa Ahlaha”, di samping kanannya bertuliskan lafzhul jalalah yang berbunyi يا فتاح”Ya Fattah” dan di samping kirinya يا رزاق “Ya Rozzaaq”. Di atas huruf ‘ha’ bertuliskan angka 1030 dan di tengah huruf ‘ha’ bertuliskan angka 110.
Mengenai ism seperti itu dan yang semacamnya maka hal itu merupakan tabarruk dan tawassul kepada hal yang mulia.
Sedangkan ism di atas sendiri adalah tabarruk dan tawassul kepada al Imam al Habib Abdullah bin al Haddad, seorang wali yang sangat masyhur, cucu Rasulullah SAW dari Sayyidina Husain bin Al Imam Amirul Mu’minin Ali bin Abu Thalib, suami Sayyidah Fatimah Az Zahra binti Rasulullah Muhammad SAW.
Beliau adalah penyusun Ratib al Haddad, Wirdullatif yang banyak diamalkan oleh muslimin di berbagai penjuru dunia, juga Kitab Risalatul Muawanah, Nashoihud Diniyah, dll.
LOGO ح DARKAH YA AHLAL MADINAH YA TARIM WA AHLAHA
Dijelaskan oleh Habib Munzir al Musawa: sumber
“Darkah ya ahlal madinah” maksudnya adalah bertawassul pada shohibul Madinah yaitu Rasul saw. “Yaa Tarim wa ahlaha” adalah tawassul kepada para shalihin dan lebih dari 10 ribu wali yang dimakamkan di pemakaman Zanbal, Fureidh, dan Bakdar, yang pada pekuburan zanbal itu juga terdapat Ashabul Badr utusan Sayyidina Abubakar Asshiddiq r.a.yang wafat di sana. “110” melambangkan marga Ibn Syeikh Abubakar bin salim (dzuriyyah Rasulullah saw). “1030” melambangkan marga Al Habsyi (dzuriyyah Rasulullah saw).
Sesuai faham ahlussunnah wal jam’ah, azimat (Ruqyyat) dengan huruf arab merupakan hal yang diperbolehkan, selama itu tidak menduakan Allah SWT.
Sebagaimana dijelaskan bahwa azimat dengan tulisan ayat atau doa disebutkan pada Kitab Faidhulqadir Juz 3 hal 192, dan Tafsir Imam Qurtubi Juz 10 hal.316/317, dan masih banyak lagi penjelasan para Muhadditsin mengenai diperbolehkannya hal tersebut, karena itu semata-mata adalah bertabarruk (mengambil berkah) dari ayat-ayat Alqur’an dan kalimat-kalimat mulia lainnya.
Namun tentunya manfaat dan kemuliaannya bukan pada tulisan dan stiker itu, tapi tergantung pada penggunannya, dan bila anda ingin menggunakannya maka boleh ditempel di pintu atau lainnya sebagai tabarruk dengan nama Imam Al Haddad rahimahullah.
Mengenai tawassul, Allah swt sudah memerintah kita melakukan tawassul, tawassul adalah mengambil perantara makhluk untuk doa kita pd Allah swt.
Allah swt mengenalkan kita pada Iman dan Islam dengan perantara makhluk Nya, yaitu Nabi Muhammad saw sebagai perantara pertama kita kepada Allah swt, lalu perantara kedua adalah para sahabat, lalu perantara ketiga adalah para tabi’in, demikian berpuluh-puluh perantara sampai pada guru kita, yang mengajarkan kita islam, shalat, puasa, zakat dll, barangkali perantara kita adalah ayah ibu kita, namun diatas mereka ada perantara, demikian bersambung hingga Nabi saw, sampailah kepada Allah swt.
Allah swt berfirman : “Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah/patuhlah kepada Allah swt dan carilah perantara yang dapat mendekatkan kepada Allah SWT dan berjuanglah di jalan Allah swt, agar kamu mendapatkan keberuntungan” (QS.Al-Maidah-35).
SEJARAH TULISAN DARKAH
wawancara bersama Habib Abubakar bin Abdurrahman Alhaddad – Tanjung Gang 2 Kota Malang Jawa Timur.Siapa sangka jika penyusun dari Lambang Darkah ini berasal dari kota Malang , beliau adalah Al Habib Abu Bakar bin Abdurrahman AlHaddad, Lambang Huruf ‘ha’ di tengah dengan ukuran yang cukup besar, kemudian di atasnya bertuliskan “Darakaah Yaa Ahlal Madiinah”, di bawahnya bertuliskan “Yaa Tariim Wa Ahlahaa”, di samping kanannya bertuliskan lafdzul jalalah yang berbunyi “Yaa Fattaah” dan di samping kirinya “Yaa Rozzaaq”, sedangkan di atas huruf ‘ha’ bertuliskan angka 1030 dan di tengah huruf ‘ha’ bertuliskan angka 110 seperti keterangan gambar, merupakan hasil karya beliau yang terinspirasi dari beberapa kisah sohibul maulid simtutdhurrar. Beliau yang lulusan dari Pondok Pesantren Darut Tauhid ini berinisiatif membuat lambang Darkah berawal dari kisah Habib Ali Al Habsyi (Sohibul Maulud, pengarang Simtud Dhurar) pada awalnya beliau membuat tanda untuk setiap kiriman dengan memakai angka 110, disebabkan karena saat itu beliau, hb. Ali alhabsyi, sering kali mendapatkan kiriman-kiriman dari luar negri, dan kiriman tersebut seringkali tidak sampai kepada beliau, kemudian Petugas pengirim Surat (Pak Pos) nya diminta untuk membuat tanda, agar setiap ada kiriman barang/surat tidak hilang kirimannya, kemudian beliau membuat Kha’ disertai dengan huruf 110, 110 itu sendiri merupakan jumlah bobot nilai huruf hijaiyyah yang merangkai kata ‘ALI’ dalam kitab Aqidatul Awwam pada halaman terakhir ada rumusannya , sedangkan gabungan 110 dan kha’ itu ada sekitar tahun 1980 an , atas inisiatif dari Hb. Ali bin Muhammad Alhaddad dan Hb. Segaf bin Muhammad Ba’ Agil.
Adapun penulisan kalimat darkah yaa ahlal madinah adalah inisiatif dari Hb. Abu bakar sendiri, yg diambil dari Qosidah Hb. Muhammad bin Idrus, yang banyak berisi tentang tawasul-tawasul dengan Ahlul Madinah (Rosulullah SAW beserta keluarganya, sahabatnya), termasuk juga kalimat Yaa Tarim Wa Ahlaha, yang merupakan tawassul kepada para shalihin dan lebih dari 10 ribu wali yang dimakamkan di pemakaman Zanbal, Fureidh, dan Akdar, yang pada pekuburan Zanbal itu juga terdapat Ashhabul Badr utusan Sayyidina Abubakar ash-Shiddiq Ra.yang wafat di sana. kemudian penerapan Lambang Darkah ini pada awalnya dulu bukan berbentuk bulat dan bertuliskan kalimat tawasul tadi, melainkan hanya berupa lambang Kha’ dan huruf 110 dan 1030 saja, kemudian berkat saran dari paman beliau yang bernama hb. Abdul Qodir bin Husin Al Haddad, maka lambing tersembut ditambah lah dengan wiridannya dari abahnya hb.husen, yaitu yaa Fattah yaa rozak, dengan niatan supaya dapat fadlilah wiridannya Hb. Husen bin Muhammad Alhaddad. Siapa sangka bahwa Logo yang sudah dikenal di seluruh dunia di kalangan habaib maupun muhibbin ini sudah mencapai Negara Malaysia, Singapore, Abu Dabi, Kuwait.
Setelah berjalan lama Lambang ini, sempat nyaris hilang, kemudian Lambang / ism yang sering dijumpai di berbagai majelis-majelis ta’lim/maulid. Ada yang menggunakan logo ini di spanduk, umbul-umbul, bendera, jaket, dll. atau dalam bentuk stiker, sampai mobil-mobil di kaca belakangnya ditempel stiker lambang ini.
Lambang yang sebenarnya adalah suatu Ajimat (Ruqyat) bukan Logo suatu organisasi tertentu ini, kalau di kaji di kitab-kitab , maka lambang ini tidak akan diketemukan dikitab manapun, karena lambang ini ada karena habib Abu bakar bin Abdurrahman alhaddad menyusunya digunakan untuktafa’ul –an(mengharap berkah). Adapun hitungan 1030 itu berasal dari hitungan kalimat amanatullah wa rosuluh wal Abdullah alhaddad, yang ditujukan kepada kepada al-Imam al-Habib Abdullah bin Alwiy al-Haddad, dimana hitungan ism terssebut merupakan inisiatif dari para ulama’ kota Tarim Yaman.
Sesuai faham Ahlussunnah wal Jama’ah, ‘azimat (Ruqyat) dengan huruf arab merupakan hal yang diperbolehkan, selama itu tidak menduakan Allah Swt. Sebagaimana dijelaskan bahwa azimat dengan tulisan ayat atau doa disebutkan pada Kitab Faidhul Qadir Juz 3 halaman 192, dan Tafsir Imam Qurthubi Juz 10 halaman 316-317, dan masih banyak lagi penjelasan para Muhadditsin mengenai diperbolehkannya hal tersebut, karena itu semata-mata adalah bertabarruk (mengambil berkah) dari ayat-ayat al-Qur’an dan kalimat-kalimat mulia lainnya.
Sumber ( Tulisan ini telah di muat di Majalah Riyadlul Jannah dan dimuat juga di Tabloid Media ummat ).

Mereka pun memeluk Islam

Para cendekiawan Barat memeluk Islam atas kesadaran sendiri, bukan karena hasil usaha misi Islam. Apa sebabnya?

Jawab:

Umumnya di antara mereka (orang Barat) gemar mem­baca. Rupanya dengan membaca buku Islam dan nilai-nilai ajar­an Islam di Al-Qur an, mereka menemukan kebenaran. Banyak dari mereka yang terus mencari dan tidak puas dengan agama Katolik atau Protestan. Mereka menjadi sadar dan mendapat kepuasan batin kemudian memeluk Islam.

Ada beberapa orang yang menceritakan kepada saya alas­an kenapa memilih Islam. Di antaranya mereka berkata. "Saya mempelajari Islam dan saya yakin bahwa risalahnya benar. Muhammad sebagai utusan Allah bisa dibuktikan kebenaran­nya. Kalau saja ia bohong, tentunya ada maksud-maksud ter­tentu yang hanya untuk kepentingan pribadi. Maksud mencari pengaruh, kekuasaan, harta, dan lain-lain."

Muhammad pernah ditawari menjadi raja, berkuasa tanpa bersusah-payah, ditawari harta untuk menghentikan kegiatan­nya, tetapi ia menolak. Bagi manusia yang tidak berprinsip, tawaran seperti itu bisa mengubah pendirian. Bahkan pada saat-saat terakhir beliau, harta yang melimpah ruah yang sam­pai ke tangannya dibagi untuk kepentingan umat. Sabdanya, "Peninggalan saya tidak boleh diwariskan, semua untuk sede­kah (untuk umat)." Begitu tinggi akhlaknya, membuat saya benar-benar percaya.

Pengakuan lain dari seorang wanita kepada saya, katanya," Muhammad dijaga dan dilindungi oleh beberapa orang saha­bat Mereka takut kalau Muhammad diganggu keselamatan jiwanya" Kemudian Muhammad berkata kepada para sahabat­nya," Akhirilah penjagaan kalian, karena Allah sudah menjamin akan menjaga keselamatanku."

Firman Allah SWT:

"Allah memelihara kamu dari gangguan manusia." (al-Maa'idah: 67)

Kalau Muhammad penipu, tentunya ia tidak akan menipu dirinya sendiri. Dia tidak akan membiarkan keselamatan diri­nya terancam. Kalau saja beliau tidak yakin bahwa Allah men­jamin keselamatannya, pasti tidak akan dihentikan penjagaan para sahabat terhadap dirinya.

Cerita ketiga, juga tentang cendekiawan Barat, secara ter­buka ia berkata, 'Tuduhan kepada Muhammad bahwa Al-Qur an itu hasil karangannya, adalah tidak benar. Saya tantang kepada siapa saja, apabila ada seorang jenius di muka bumi ini yang dapat mengarang tiga susunan tutur kata (ustuub).

Pertama, susunan kata dan bahasa Al-Qur'an. Kedua, su­sunan kata-kata hadits Qudsi. Ketiga, susunan kata-kata hadits Nabawi. Tidak ada satu manusia jenius pun yang dapat men­ciptakan dan menyusun kata (usluub) sampai tiga tingkatan dengan saling berbeda gaya serta kekuatan yang sangat tinggi dan bermutu itu."

Sumber: Anda Bertanya Islam Menjawab Karya Prof. Dr. M. Mutawalli asy-Sya’rawi

Source : Habib Ahmad Novel Jindan

Berita terkini mengenai Majelis Rasulullah SAW

AlhmdLLAAH berkat doa anak2 ku jama'ah Majlis RasuluLLAAH SAW dan para pencinta Sayyidina Muhammad SAW semua..
Acara shooting "TEMPO HARI" TV ONE bekerjasama dengan Majlis RasuluLLAAH SAW berjalan sukses..
Acara ini menggali kenang2 An dakwah Habibana Munzyr Al Musawa di Indonesia dan perjuangan beliau menegakkan Dakwah Aswaja..
Insya ALLAAH akan ditayangkan pada bulan Ramadhan, semoga ini bisa mengobati kerinduan kita pada ALLAAHu yarham Habibana Munzyr..
Dan menyemangati kita tentang makna keikhlasan, perjuangan dan pengorbanan dalam dakwah dan semoga kita bisa meniru beliau dalam berlari menuju ALLAAH SWT walau ditengah sakit berat yg mendera dan ditengah segala kekurangan..
Panji2 Sayyidina Muhammad SAW harus tetap tegak berdiri, meski diri harus hancur dalam menegakkannya, senyum Sang Rasul di Yaumil Akhir adalah bak api yg mengobarkan semangat perjuangan dalam diri kita..
Aamiin ya RABB..

Selasa, 09 Juni 2015

Habib Mundzir bin Fuad almusawa bercerita

Habib Mundzir bin Fuad almusawa bercerita :
Slh satu dr guru sy, Al-Habib Ali Almasyhur bin Hafidz beliau adlh mufti Tarim & kakak Guru mulia kita Al-Habib Umar bin Hafidz.
Dimana ktika itu msh zaman perang mk sngt sulit utk kita mendptkn kendaraan, sehingga beliau lah yg dtg kpd kita dgn kendaraannya utk mngajar kita.
Ktika itu bln Ramadhan, dimana kebiasaan org2 disini mereka pd pulang kampung, namun di Tarim pd bulan Ramadhan majelis ta'lim terus brjalan, bahkan di sore hari idul Fitri atau idul Adha mreka tetap mngadakan ta'lim.
Kmudian Hb Ali almasyhur menentukan akan diadakan ta'lim dibln Ramadhan tiap jam 11:00 siang sampai 12:30 yg kebetulan wkt zhuhur ktika itu adlh jam 13:00 siang dan diwkt itu panas matahari sgt terik yg panasnya bs mencapai 45 celcius, hingga jika telur mentah dipendam didlm tanah mk stlh 10menit telur itu menjadi matang, disna ktika menjemur pakaian pun tdk brlalu wkt lama pakaian telah kering, sgt brbeda dgn tmpt kita yg trkadang menjemur pakaian hingga 2 hari blm jg kering krna cuaca mendung.
Mka disaat itu Hb Ali almasyhur krena beliau memiliki mobil pribadi mk beliau yg dtg k tmpt kita para santri, bukan justru kita yg dtg k tmpt beliau.
Di suatu hri kita para santri tlh brkmpul menunggu kedtgan beliau namun hingga jam 12:00 beliau blm jg dtg, yg akhirnya pd jam 12:30 beliau dtg, dgn wajah yg memerah & penuh dgn keringat beliau brkta : "Maafkan saya, maafkan saya krna mobil sy rusak sehingga sy hrus berjalan kaki"
SUBHANALLAH....
Beliau dtg bukanlah utk belajar akan tetapi utk mengajar, namun beliau rela brjalan kaki dgn jarak kurang lebih 2 Km dan usia beliau yg sdh terbilang tua, pdhal beliau bs saja mnghubungi kmi dan meminta spy santri saja yg dtg ketempat beliau sbb mobil beliau rusak, atau utk saat ini ta'lim diliburkan dlu atau yg lainnya.
Namun beliau tdk mlakukan hal tsb, dmikian indahnya akhlak guru2 kita para ahlul ilm, yg sanad keguruan kita juga brsmbung kpd mereka.
Ilmu adlh cahaya yg mana cahaya itu tampak dari ahli ilmu itu sendiri.

GURU MULIA MEMAKAMKAN IBUNDANYA

Jadi teringat almarhumah hubabah syarifah zahra binti
abdullah alhaddar meminta kepada guru mulia alhabib
umar bin hafidz untuk ditemani beberapa waktu yg lalu
ketika dalam sakitnya sehingga guru mulia
membatalkan acara besar beliau multaqo ulama
ahlussunah wal jamaah sedunia di malaysia dan
peringatan isra wal miraj di indonesia
Teringat kembali cerita guru kami alhabib ahmad bin
novel bin salim bin jindan yang ketika berziarah ke
tarim dan bersilaturahmi kepada alhabib ali masyhur
bin muhammad bin salim bin hafidz, beliau alhabib ali
masyhur meminta izin pamit sebentar kepada alhabib
ahmad untuk menyuapi makan ibunda nya...
Ya Allah..duhai indah sekali akhlak, adab dan perhatian
kedua putera nya, meskipun keduanya telah menjadi
seorang ulama besar tetapi mereka tetap
memperhatikan dan mengutamakan ibunda tercinta nya
diatas kepentingan yg lain..inilah akhlak yang
diwariskan oleh Datuk mereka Rasululllah saw
ﺇِﻧَّﺎ ﺍﻟِﻠّﻪِ ﻭَﺇِﻧَّﺎ ﺇِﻟَﻴْﻪِ ﺭَﺍﺟِﻌﻮﻥَ
ﺍَﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺍﻏْﻔِﺮْ ﻟَﻪَ ﻭَﺍﺭْﺣَﻤْﻪَ ﻭَﻋَﺎﻓِﻪِ ﻭَﺍﻋْﻒُ ﻋَﻨْﻪَ، ﻭَﺃَﻛْﺮِﻡْ ﻧُﺰُﻟَﻪَ، ﻭَﻭَﺳِّﻊْ ﻣَﺪْﺧَﻠَﻪَ، ﻭَﺍﻏْﺴِﻠْﻪَ
ﺑِﺎﻟْﻤَﺎﺀِ ﻭَﺍﻟﺜَّﻠْﺞِ ﻭَﺍﻟْﺒَﺮَﺩِ، ﻭَﻧَﻘِّﻪِ ﻣِﻦَ ﺍﻟْﺨَﻄَﺎﻳَﺎ ﻛَﻤَﺎ ﻧَﻘَّﻴْﺖَ ﺍﻟﺜَّﻮْﺏَ ﺍْﻷَﺑْﻴَﺾَ ﻣِﻦَ ﺍﻟﺪَّﻧَﺲِ، ﻭَﺃَﺑْﺪِﻟْﻪُ
ﺩَﺍﺭًﺍ ﺧَﻴْﺮًﺍ ﻣِﻦْ ﺩَﺍﺭِﻩِ، ﻭَﺃَﻫْﻼً ﺧَﻴْﺮًﻡِ ..

Kamis, 04 Juni 2015

Habib Umar bin Salim bin Hafidz :
Al-Imam ASY-SYEKH YUSUF BIN ISMAIL AN-NABHANI mengatakan “Bahwasanya para ulama, para Auliya, Arifin mengatakan bahwasanya orang-orang yang rutin membaca Shalawat ALI AL-QADR maka mereka berharap bahwasanya Rasul Shallallahu ‘Alaihi Wasallam hadir pada saat dia meninggal dunia saat ruh berada di tenggorokannya. Saat dia juga diletakkan di dalam liang lahatnya”
(ALLAHUMMASHALLI WASALLIM WABAARIK ‘ALA SAYYIDINA MUHAMMADIN NABIYYIL ‘UMMIYYI ALHABIBIL ‘ALI AL-QADRI AL-ADZIIMI JAAH WA ‘ALA AALIHI WASHAHBIHI WASALLIM).
Dan barangsiapa yang ingin mengharapkan keridhoan Allah, derajat yang tinggi, hendaknya dia membaca shalawat ini setiap hari 10 kali dan khususnya di malam Jumat sebanyak 100 kali.